Kamis, 26 Juni 2014

ASKEP KELUARGA

Pada kesempatan ini Keperawatan.Org akan memberikan contoh dari aplikasi asuhan keperawatan yaitu Laporan Kasus Asuhan Keperawatan Keluarga Ny. B Dengan Resiko Tinggi Kehamilan. Laporan kasus ini termasuk dalam stase keperawatan keluarga. Salvicion G. Bailon dan Aracelis Maglaya (1978) mengatakan Perawatan kesehatan keluarga adalah tingkat perawatan kesehatan masyarakat yang ditujukan atau dipusatkan pada keluarga pada unit atau kesatuan yag dirawat, denngan sehat sebagai tujuan melalui pegobatan sebagai saran atau penyalur.
A. Tinjauan kasus
    1. Pengkajian
    a. Data umum
       1). Identitas kepala keluarga
             Nama               : Tn. A
             Umur                : 58 tahun
             Pendidikan        : SMP
             Pekerjaan         : Buruh
             Agama             : Islam
             Alamat             : Cibaduyut-Bandung

      2). Daftar anggota keluarga
Nama
L/P
Umur
Hubungan
Pendidikan
Keterangan
Ny. B
P
53
Istri
SD

Tn. C
L
29
Anak
SMP

Ny. D
P
22
Anak
SMA

An. E
L
10
Anak
-

An. F
L
3
Anak
-

    













3). Genogram
genogram asuhan keperawatan keluarga

      4). Tipe keluarga
 Keluarga Tn. A adalah keluarga inti yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. 4 anak yang belum memiliki pasangan menikah (bercerai) tinggal dalam satu rumah. Lalu ke 3 anak yang telah menikah tinggal tidak  seatap lagi dengan Tn. A.
      5). Suku bangsa
Keluarga Tn. A berasal dari garis keturunan bangsa sunda. Baik nenek/kakek atau pun semua anak-anaknya sehari-hari berbahasa sunda.
      6). Agama
   Keluarga Tn. A beragama islam. Semua sanak famili beragama islam.
      7). Status sosial ekonomi
Keluarga Tn. A adalah keluarga berkecukupan. Anak-anak paling besar tidak mampu membiayai keluarga Tn. A, karena merekapun punya tanggungan masing-masing. Hanya anak yang ke 5 dan ke 6 yang sedikit bisa membantu dalam kecukupan sehari-hari. Tn. A adalah seorang buruh bangunan yang jarang mendapatkan order, karena sudah tua.
      8). Aktifitas rekreasi keluarga
Aktifitas rekreasi keluarga Tn. A sehari-hari hanya menonton TV di rumah (Tn. A, Ny. B dan anak paling bungsu). Setahun sekali (saat idul fitri), mereka berkumpul dan jalan-jalan kesuatu tempat yang biasanya belum pernah mereka kunjungi.
   b. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
      1). Tahap perkembangan saat ini
Tahap perkembangan keluarga Tn. A saat ini sedang menginjak dalam tahap perkembangan anak dewasa.
      2). Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
a).    Keluarga usia pertengahan
b).    Keluarga usia lanjut
Karena anak pertama dari keluarga Tn. A masih menginjak usia 37 tahun (usia dewasa).
      3). Riwayat keluarga inti
a).    Riwayat penyakit keturunan
Menurut penuturan Tn. A, dalam silsilah keturunan keluargamereka tidak pernah ditemukan adanya penyakit keturunan. Misal : asma, DM, dll
b).    Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga
Dalam keluarga Tn. A rata-rata anggota keluarganya pada sehat. Namun untuk Ny. B sangat dikhawatirkan kondisi kesehatannya, karena sedang mengandung untuk anak yang ke 8. juga untuk Tn. A sendiri sangat mudah terserang sakit, karena mulai menginjak usia lanjut.
c). Sumber kesehatan yang bisa digunakan
    Berhubung di lingkungan dekat rumah Tn. A terdapat bidan juga perawat yang masih aktif dalam memberikan pelayanan, maka dalam mengatasi masalah kesehatannya keluarga Tn. A selalu memilih untuk pergi kesana. Mereka pikir berobat pada perawat atau bidan merupakan pilihan yang sangat tepat.

Laporan Kasus Asuhan Keperawatan Keluarga Ny. B Dengan Resiko Tinggi Kehamilan ini ditulis dalam 3 halaman. Silahkan pelajari selengkapnya asuhan keperawatan keluarga ini secara lengkap. Dokumen ini merupakan contoh untuk mempermudah rekan-rekan perawat untuk membuat laporan kasus yang sama.
c. Pengkajian lingkungan
1).    Karakteristik rumah
Rumah keluarga Tn. A memiliki luas sekitar 12 X 10 m. menghadap ke utara dengan kamar 4, ruang tamu, ruang tengah dan ruang dapur terpisah.Ventilasi udara rumah yang cukup baik. Tipe rumah sederhana sudah menggunakan tembok. Sanitasi air bagus. Sumber air minum yang diperoleh keluarga Tn. A adalah dari air tanah (sumur gali) Tn. A mempunyai tempat MCK sendiri. Pembuangan MCK melalui spiteng. Serta dalam pembuangan sampah rumah tangga, biasanya dibuang kelubang tanah yang sudah dibuat. Lalu setelah penuh, kemudian dibakar.
2).    Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Keluarga Tn. A tinggal dalam wilayah kebanyakan berpenduduk pribumi dan hanya beberapa saja yang merupakan pendatang. Tinggal dalam area padat penghuni dan setiap rumah saling berdempetan, maka interaksi antara penduduk sangat baik dalam hal tolong-menolong.
3).    Mobilitas geografis keluarga
Rumah keluarga Tn. A yang sekarang ditinggali merupakan rumah keturunan dari orang tua-orang tuanya terdahulu, jadi ada sedikit kepercayaan pada keluarga Tn. A untuk tidak boleh menjual harta yang menjadi warisan para leluhur mereka. Dan dari semenjak menikah dengan Ny. B, mereka tidak pernah berpindah tempat tinggal.
4).    Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga Tn. A merupakan salah satu keluarga yang dihormati dalam lingkungannya. Seringkali Tn. A menjadi tokoh berpengaruh dalam masyarakat. Mereka tidak jarang meminta pendapat/solusi kepada Tn. A dalam menghadapi suatu masalah.
Interaksi dalam masyarakat biasanya sering terjadi pada sore hari menjelang magrib, karena mungkin banyak juga masyarakat yang bekerja dan pulang dikala sore hari.
      5). Sistem pendukung keluarga
Dikarenakan keluarga Tn. A merupakan salah satu keluarga yang terpandang dikalangan masyarakat, maka dalam menghadapi kesulitan seringkali keluarga Tn. A mendapatkan bantuan dari para tetangga untuk mengatasi masalahnya.
Dalam keluarga Tn. A juga mempunyai 2 anaknya yang sudah mempunyai pekerjaan, walaupun belum begitu mapan, tetapi bisa sedikit membantu dalam mengatasi masalah keluarga, terutama masalah keuangan.
   d. Struktur keluarga
1).    Pola komunikasi keluarga
Keluarga Tn. A termasuk kedalam salah satu keluarga yang ceria dan kooperativ. Mereka melakukan komunikasi satu sama lain dengan nyaris tanpa masalah. Baik anak dengan anak, maupun orang tua dengan anak semuanya terjadi tanpa adanya masalah.
2).    Struktur kekuatan keluarga
Dalam keluarganya sendiri Tn. A merupakan kepala keluarga yang sangat dihormati. Serta mampu menjadi pelindung keluarga, bila ada masalah yang menimpa keluarga. Ia bertanggung jawab paling depan jika keluarganya bermasalah.
3).    Struktur peran
Peran serta Tn. A dalam masyarakat terutama, sangat berpengaruh dan dihormati. Bisa dibilang, ia adalah tetua di kampungnya. Istrinya sendiri merupakan ibu rumah tangga yang baik hati dan jujur dalam mengurus semua anak-anaknya. Semua anak Tn. A dapat menjadi orang yang jujur, karena telah dididik sejak dalam lingkungan keluarga.
4).    Nilai/norma keluarga
Tn. Selalu menerapkan disiplin yang tinggi dalam keluarganya.Tidak terkecuali dalam kebersihan lingkungan rumah.
   e. Fungsi keluarga
1).    Fungsi afektif
Kondisi psikis keluarga Tn. A sangat baik dan mereka sanggup untuk hidup dalam situasi sesulit apapun. Mereka dapat menjalani semuanya yang menjadi beban dalam hidup.
2).    Fungsi sosialisasi
Sebelum masuk kedalam jenjang melepaskan keluarga dalam masyarakat luas, anak-anak Tn. A selalu bisa bersosial dengan baik dalam keluarga.
3).    Fungsi perawatan kesehatan
Setiap anggota keluarga Tn. A selalu menjaga kesehatannya masing-masing dan bila diantara mereka ada yang sakit, maka dengan bahu-membahu mereka akan saling tolong menolong.
4).    Fungsi reproduksi
Tn. A adalah mempunyai 7 orang anak (6 laki-laki dan 1 perempuan) dan 5 orang cucu. 4 orang sudah menikah, tetapi yang satu telah bercerai. Serta satu anak lagi sedang dalam kandungan Ny. B.
5).    Fungsi ekonomi
Dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya, Tn. A dibantu ke 2 orang anaknya yang tinggal serumah dengannya. Uang yang mereka peroleh, dibelikan untuk sembako dan keperluan keluarga lainnya.
   f. Stres dan koping keluarga
1).    Stressor jangka pendek dan jangka panjang
a). jangka pendek
Ny. B sedang mengandung anak yang ke-8. Dengan usia kehamilan 8 bulan. Si ibu merasa cemas menghadapi kelahiran anak tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh bidan, dengan melihat usia si ibu yang menginjak pra senilis dan dengan kandungan yang ke-8.Sangatlah beresiko terhadap kesehatan dalam kandungan si ibu.
b). jangka panjang
Dengan akan dilahirkannya anak yang ke-8, beban tanggungan keluarga Tn. A menjadi bertambah (3 orang anak yang sepenuhnya harus dibiayai keluarga). Keluarga Tn. A harus mempersiapkan masa depan anak-anaknya agar menjadi orang yang berhasil. Juga menikahkan 2 orang anaknya yang sudah cukup umur.
     


 2). Strategi koping
Saat keluarga Tn. A menghadapi suatu permasalahan, biasanya Tn. A menjadi tokoh utama dalam penyelesaian masalah tersebut.Mendiskusikannya dan mengambil keputusan sesuai dengan kemufakatan bersama.
2. Pemeriksaan fisik
      a. Pemeriksaan umum
Jenis pemeriksaan
Tn. A
Tn. C
Ny. G
An. H
An. I
Keadaan umum
Sehat
sehat
Sehat
sehat
Sehat
TTV : T

           P
           R
           S
130/80 mmHg
80 X/menit
16 X/menit
36 0C
120/70 mmHg
80 X/menit
16 X/menit
36 0C,2
110/70 mmHg
80 X/menit
16 X/menit
36 0C
130/80 mmHg
84 X/menit
16 X/menit
36,2 0C
140/80 mmHg
100 X/menit
20 X/menit
36,5 0C
Rambut dan kulit kepala
-   Penyebaran
-   Warna
-   Tekstur
-   Kebersihan


Merata
Hitam
Halus
bersih


Merata
Hitam
Halus
bersih


Merata
Hitam
Halus
bersih


Merata
Hitam
Halus
bersih


Merata
Hitam
Halus
bersih
Kuku
-   Warna
-   Tekstur
- Kebersihan

Transparan
Kasar
bersih

Transparan
Kasar
bersih

Transparan
Kasar
bersih

Transparan
halus
bersih

Transparan
halus
bersih
Kulit
-   Tekstur
-   Turgor
-   Kebersihan
-   Warna

Licin
Baik
Bersih
Sawo matang

Licin
Baik
Bersih
Sawo matang

Licin
Baik
Bersih
Sawo matang

Licin
Baik
Bersih
Sawo matang

Licin
Baik
Bersih
Sawo matang
Mata
-   Bentuk
-   Refleks pupil
-   Sclera
-   Konjungtiva
-   Pergerakan bola mata
-   Fungsi penglihatan

Simetris
Baik

Putih
Merah muda
Bebas

Baik


Simetris
Baik

Putih
Merah muda
Bebas

Baik


Simetris
Baik

Putih
Merah muda
Bebas

Baik


Simetris
Baik

Putih
Merah muda
Bebas

Baik


Simetris
Baik

Putih
Merah muda
Bebas

Baik

Telinga
-   Bentuk
-   Warna

-   Fungsi pendengaran
-   Kebersihan

Simetris
Sawo matang
Baik


bersih

Simetris
Sawo matang
Baik


bersih

Simetris
Sawo matang
Baik


bersih

Simetris
Sawo matang
Baik


bersih

Simetris
Sawo matang
Baik


bersih
Hidung
-   Bentuk lubang hidung
-   Fungsi
-   Penciuman
-   Kebersihan

Simetris


Tidak ada
Baik
bersih

Simetris


Tidak ada
Baik
bersih

Simetris


Tidak ada
Baik
bersih

Simetris


Tidak ada
Baik
bersih

Simetris


Tidak ada
Baik
bersih
Mulut
-   Warna bibir

-   Kelembaban
-   stomatitis

Merah kehitaman
Lembab
Tidak ada

Merah kehitaman
Lembab
Tidak ada

Merah muda

Lembab
Tidak ada

Merah muda

Lembab
Tidak ada

Merah muda

Lembab
Tidak ada
Gigi
-   warna

-   jumlah
-   kebersihan
-   caries

Putih kekuningan
Utuh
Bersih
Tidak ada

Putih kekuningan
Utuh
Bersih
Tidak ada

Putih

Utuh
Bersih
Tidak ada

Putih

Gigi susu
Bersih
Tidak ada

Putih

Gigi susu
Bersih
Tidak ada
Lidah
-   warna
-   fungsi
-   pergerakan

Merah muda
Baik
bebas

Merah muda
Baik
bebas

Merah muda
Baik
bebas

Merah muda
Baik
bebas

Merah muda
Baik
bebas
Leher
-   peninggian JVP
-   kelenjar tiroid
-   pergerakan

tidak ada

tidak membesar
bebas

tidak ada

tidak membesar
bebas

tidak ada

tidak membesar
bebas

tidak ada

tidak membesar
bebas

tidak ada

tidak membesar
bebas
Dada
-   Frekwensi nafas
-   Bunyi paru
-   Irama jantung
-   Frekwensi nadi

16 X/menit

Vesikuler
Regular

80 X/menit

16 X/menit

Vesikuler
Regular

80 X/menit

16 X/menit

Vesikuler
Regular

80 X/menit

16 X/menit

Vesikuler
Regular

84 X/menit

20 X/menit

Vesikuler
Regular

100 X/menit
Abdomen
-   Bentuk
-   Nyeri tekan
-   Pembesaran hepar

Datar
Tidak ada
Tidak ada

Datar
Tidak ada
Tidak ada

Datar
Tidak ada
Tidak ada

Datar
Tidak ada
Tidak ada

Datar
Tidak ada
Tidak ada
Genitalia
-   Frekwesni BAK
-   Warna
-   Bau
-   Anus

-   Haemorroid
-   Frekwensi BAB

4-5 X/hari

Kuning
Khas urine
Tak ada kelainan
Tidak ada
1X/hari

4-5 X/hari

Kuning
Khas urine
Tak ada kelainan
Tidak ada
1X/hari

4-5 X/hari

Kuning
Khas urine
Tak ada kelainan
Tidak ada
1X/hari

5-6 X/hari

Kuning
Khas urine
Tak ada kelainan
Tidak ada
1X/hari

6-7 X/hari

Kuning
Khas urine
Tak ada kelainan
Tidak ada
1X/hari
Ekstremitas
-   Bentuk
-   Pergerakan
-   Oedema
-   Keluhan

Simetris
Bebas
Tidak ada
Tidak ada

Simetris
Bebas
Tidak ada
Tidak ada

Simetris
Bebas
Tidak ada
Tidak ada

Simetris
Bebas
Tidak ada
Tidak ada

Simetris
Bebas
Tidak ada
Tidak ada
     









 a. Pemeriksaan fisik pada Ny. B
Jenis pemeriksaan
Ny,B
Keadaan umum
Tampak lemas
TTV : T
           P
           R
           S
110/70 mmHg
84 X/menit
20 X/menit
36,5 0C
Rambut dan kulit kepala
-   Penyebaran
-   Warna
-   Tekstur
-   Kebersihan

Merata
Hitam
Halus
bersih
Kuku
-   Warna
-   Tekstur
- Kebersihan

Transparan
Kasar
bersih
Kulit
-   Tekstur
-   Turgor
-   Kebersihan
-   Warna

Licin
Baik
Bersih
Sawo matang
Mata
-   Bentuk
-   Refleks pupil
-   Sclera
-   Konjungtiva
-   Pergerakan bola mata
-   Fungsi penglihatan

Simetris
Baik
Putih
Merah muda
Bebas
Baik
Telinga
-   Bentuk
-   Warna
-   Fungsi pendengaran
-   Kebersihan

Simetris
Sawo matang
Baik
bersih
Hidung
-   Bentuk lubang hidung
-   Fungsi
-   Penciuman
-   Kebersihan

Simetris
Tidak ada
Baik
bersih
Mulut
-   Warna bibir
-   Kelembaban
-   stomatitis

Merah kehitaman
Lembab
Tidak ada
Gigi
-   warna
-   jumlah
-   kebersihan
-   caries

Putih kekuningan
Utuh
Bersih
Tidak ada
Lidah
-   warna
-   fungsi
-   pergerakan

Merah muda
Baik
bebas
Leher
-   peninggian JVP
-   kelenjar tiroid
-   pergerakan

tidak ada
tidak membesar
bebas
Dada
-   Frekwensi nafas
-   Bunyi paru
-   Irama jantung
-   Frekwensi nadi

20 X/menit
Vesikuler
Regular
84 X/menit
Abdomen
Terdapat luka bekas operasi cesarea, striae gravidarum ada, tidak ada lesi, tidak ada benjolan abnormal, tidak ada nyeri tekan.
Leopold I : TFU = 30 cm, teraba bulat dan tidak melenting
Leopold II : PUKI
Leopold III : bagian terendah janin yaitu kepala belum masuk PAP
Leopold IV : konvergen
DJJ = 148 X/menit
TBF = 2.635 gram
Genitalia
-   Frekwesni BAK
-   Warna
-   Bau
-   Anus
-   Haemorroid
-   Frekwensi BAB

4-5 X/hari
Kuning
Khas urine
Tak ada kelainan
Tidak ada
1X/hari
Ekstremitas
-   Bentuk
-   Pergerakan
-   Oedema
-   Keluhan

Simetris
Bebas
Tidak ada
Tidak ada



3. Analisa data
No
Data
Kemungkinan penyebab
Masalah
1
DS : Ibu mengatakan merasa cemas, kadang tidak bisa tidur, menghadapi kehamilan yang ke-8 ini
DO : wajah klien terlihat murung saat dikaji oleh perawat. Ada insomnia dan kadang terbangun tengah malam
Kurangnya informasi mengenai kehamilan ini
Kurangnya pengetahuan tentang resiko kehamilan ini
kurangnya tindakan preventif yang dilakukan klien
Keadaan kehamilan yang kurang baik
cemas
Gangguan rasa nyaman : cemas pada Ny. B dalam keluarga Tn. A berhubungan dengan ketidaktahuan tentang resiko kehamilan ini
2
DS : klien mengatakan ini kehamilan yang ke-8. klien mengatakan sering mules
DO : klien berusia 53 tahun, dengan mengandung anak yang ke-8. pada kehamilan sebelumnya klien pernah di SC
Pra-senilis
↑ jumlah sel yang berdegenerasi
Klien dengan 7X partus
Kekuatan uterus ↓
Kontraksi otot uterus kurang maksimal
Resiko tinggi perdarahan
Resiko tinggi perdarahan pada Ny. B dalam keluarga Tn. A berhubungan dengan ketidakmampuan kontraksi otot-otot uterus dalam kehamilan ini

4. Diagnosa masalah
1).    Gangguan rasa nyaman : cemas pada Ny. B dalam keluarga Tn. A berhubungan dengan ketidaktahuan tentang resiko kehamilan ini

2).    Resiko tinggi perdarahan pada Ny. B dalam keluarga Tn. A berhubungan dengan ketidakmampuan kontraksi otot-otot uterus dalam kehamilan ini

5. Skoring prioritas masalah
1).    Gangguan rasa nyaman : cemas pada Ny. B dalam keluarga Tn. A berhubungan dengan ketidaktahuan tentang resiko kehamilan ini
No
Kriteria
Skor
Bobot
1
Sifat masalah
Skala : tidak/kurang sehat
            Ancaman kesehatan
            Keadaan sejahtera

3
2
1
1

3/3 X 1 = 1
2
Kemungkinan masalah dapat dirubah
Skala : mudah
            Sebagian
            Tidak dapat

2
1
0
2

2/2 X 1 = 1
3
Potensial masalah untuk dicegah
Skala : tinggi
            Cukup
            Rendah

3
2
1
1

3/3 X 1 = 1
4
Menonjolnya masalah
Skala : masalah berat, harus segera ditangani
            Ada masalah, tetapi tidak perlu ditangani
            Masalah tidak dirasakan

2
1
0
1

½ X 1 = 0,5
Jumlah skor
3,5

2).    Resiko tinggi perdarahan pada Ny. B dalam keluarga Tn. A berhubungan dengan ketidakmampuan kontraksi otot-otot uterus dalam kehamilan ini
No
Kriteria
Skor
Bobot
1
Sifat masalah
Skala : tidak/kurang sehat
            Ancaman kesehatan
            Keadaan sejahtera

3
2
1
1

2/3 X 1 = 0,67
2
Kemungkinan masalah dapat dirubah
Skala : mudah
            Sebagian
            Tidak dapat

2
1
0
2

½ X 1 = 0,5
3
Potensial masalah untuk dicegah
Skala : tinggi
            Cukup
            Rendah

3
2
1
1

2/3 X 1 = 0,67
4
Menonjolnya masalah
Skala : masalah berat, harus segera ditangani
            Ada masalah, tetapi tidak perlu ditangani
            Masalah tidak dirasakan

2
1
0
1

2/2 X 1 = 1
Jumlah skor
2,84

6. Perencanaan
Tgl
No Dx
Tujuan
Evaluasi
Umum
khusus
Kriteria
Standar
Intervensi

1
Setelah dilakukan tindakan keperawatan rasa cemas ibu hilang
Ibu memahami tentang pengertian dan peƱata laksanaan dari cemas
verbal
Ibu dapat menyebutkan tanda dan gejala dari cemas


1.     kaji tingkat kecemasan ibu
2.berikan pengetahuan tentang teknik rileksasi
3.beri pengetahuan tentang peningkatan koping diri
4.jauhi stimulus sensori
5.. buat suasana lingkungan senyaman mungkin
6.evaluasi secara singkat tentang apa yang telah dilakukan


2
Setelah dilakukan tindakan keperawatan pasien tidak mengalami pendarahan saat persalinan
- Ibu dapat mengetahui akibat dari pendarahan saat persalinan
- ibu dapat menyebutkan upaya untuk mencegah pendarahan saat melahirkan


verbal
- Ibu dapat menjelaskan akibat dari pendarahan saat melahirkan
- Ibu dapat menyabutkan upaya untuk mencegah terjasinya pendaraahan saat melahirkan
1. kaji pengetahuan ibu
2. kaji kemapuan ibu
3. beri penyuluhan tentang pola hidup sehat
4.evaluasi secata singkat tentang apa yang telah dilakukan


 7. Pelaksanaan Askep Keluarga
No
Diagnosa keperawatan
Tujuan Khusus
Tanggal
Implementasi
Evaluasi
1
 Gangguan rasa nyaman : cemas pada Ny. B dalam keluarga Tn. A berhubungan dengan ketidaktahuan tentang resiko kehamilan ini

Ibu memahami tentang pengertian dan penata laksanaan dari cemas
-
Memberikan penyuluhan tentang Pengertian, tanda dan gejala dan penatalaksanaan tentang cemas
S :
Ibu dapat menyebutkan tentang pengertian,tanda dan gejala dan penatalaksanaan cemas
O ;
Ibu mau medapatkan
2
Resiko tinggi perdarahan pada Ny. B dalam keluarga Tn. A berhubungan dengan ketidakmampuan kontraksi otot-otot uterus dalam kehamilan ini

- Ibu dapat mengetahui akibat dari pendarahan saat persalinan
- ibu dapat menyebutkan upaya untuk mencegah pendarahan saat melahirkan


Memberikan penyuluhan kesehatan tentang akibat pendarahan disaaat melahirakan 
S ;
- ibu mengerti tentang bahaya pendarahan saat melahirkan

O: